Langkah Besar Muhammadiyah: Bangun Pabrik Infus, Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional

Sabtu, 18 April 2026 - 23:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Illustrasi.

Illustrasi.

KABARIN.ID – Muhammadiyah kembali menegaskan perannya sebagai pelopor kemandirian bangsa di sektor kesehatan. Kali ini, melalui PT Suryavena Farma Indonesia, Muhammadiyah tengah mempersiapkan pembangunan pabrik cairan infus sebagai bagian dari strategi besar memperkuat industri kesehatan dari hulu.

Selama ini, meskipun dikenal memiliki jaringan layanan kesehatan yang luas—sekitar 130 rumah sakit dan lebih dari 300 klinik di seluruh Indonesia—Muhammadiyah masih bergantung pada pihak luar untuk pemenuhan kebutuhan alat kesehatan dan obat-obatan, termasuk cairan infus yang menjadi kebutuhan vital.

🔍 Dari Ketergantungan Menuju Kemandirian

Kebutuhan infus yang terus meningkat setiap tahun menjadi dorongan utama lahirnya inisiatif ini. Ketergantungan terhadap produsen eksternal dinilai tidak lagi efektif, terutama dalam menjaga stabilitas pasokan dan efisiensi biaya.

Baca Juga :  Jakarta-Surabaya Hanya 3 Jam: Menko AHY Sebut Perpanjangan Whoosh Bakal Ubah Peta Ekonomi Nasional

Dalam dua tahun terakhir, produksi infus oleh Suryavena masih dilakukan melalui skema kerja sama dengan pabrik lain. Namun, keterbatasan kapasitas produksi membuat suplai belum mampu mengimbangi kebutuhan internal yang terus berkembang.

🏗️ Pabrik di Malang, Kapasitas 15 Juta Botol

Sebagai solusi, Muhammadiyah merencanakan pembangunan pabrik sendiri di Karangploso. Fasilitas ini ditargetkan memiliki kapasitas produksi hingga 15 juta botol infus per tahun.

Langkah ini tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan internal jaringan Muhammadiyah, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas. Tingginya permintaan dari berbagai rumah sakit di luar jaringan menjadi sinyal kuat bahwa produk ini memiliki potensi besar secara nasional.

Baca Juga :  Viral Munculnya MBG TV di 13 Provinsi, Badan Gizi Nasional Tegaskan: Bukan Milik Kami!

📢 Simbol Kekuatan Baru Sektor Kesehatan

Pembangunan pabrik infus ini bukan sekadar proyek industri, melainkan simbol transformasi menuju kemandirian kesehatan. Dengan menguasai rantai produksi dari hulu, Muhammadiyah berupaya menciptakan sistem yang lebih tangguh, efisien, dan berkelanjutan.

Langkah ini pun mendapat perhatian publik sebagai terobosan nyata di tengah tantangan ketergantungan impor alat kesehatan. Jika berjalan sesuai rencana, inisiatif ini berpotensi menjadi model bagi institusi lain dalam membangun kedaulatan sektor kesehatan di Indonesia.(els)

Berita Terkait

BRI Tawarkan Beragam Keuntungan Melalui Program Debit FC Barcelona Edisi Terbatas
Tanpa Trah Pendiri di Kursi Inti, Mampukah Manajemen Baru BSDE Pertahankan Kejayaan BSD City?
Indonesia Bersiap Cetak Sejarah Dunia: Tabung CNG 3 Kg Siap Gantikan Gas Melon!
Merespons Kondisi Terkini, Gemasos Desak Pemerintah Ambil Langkah Radikal Terhadap Pengusaha Hitam dan Singapura Demi Kedaulatan Ekonomi
AS Danai Penuh Pusat MRO Hercules Kertajati, Presiden Prabowo Langsung ‘Gaspol’
“Hidup Buruh!” – Presiden Teken Aturan Baru, Perlindungan Pekerja Diperkuat di Hari Buruh 2026
Rp 5,7 Miliar untuk “Zoom”? Badan Gizi Nasional Buka Suara Soal Anggaran Fantastis Rapat Daring
HEBOH! BRI Palopo Terancam Disita, Pengadilan Perintahkan Bayar Rp8,02 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:21 WIB

BRI Tawarkan Beragam Keuntungan Melalui Program Debit FC Barcelona Edisi Terbatas

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:44 WIB

Tanpa Trah Pendiri di Kursi Inti, Mampukah Manajemen Baru BSDE Pertahankan Kejayaan BSD City?

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:53 WIB

Indonesia Bersiap Cetak Sejarah Dunia: Tabung CNG 3 Kg Siap Gantikan Gas Melon!

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:07 WIB

Merespons Kondisi Terkini, Gemasos Desak Pemerintah Ambil Langkah Radikal Terhadap Pengusaha Hitam dan Singapura Demi Kedaulatan Ekonomi

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:33 WIB

AS Danai Penuh Pusat MRO Hercules Kertajati, Presiden Prabowo Langsung ‘Gaspol’

Berita Terbaru