KABARIN.ID — Bandara Kertajati, Jawa Barat, bersiap menjadi pusat Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) pesawat C-130 Hercules terbesar di Asia. Pemerintah Amerika Serikat berkomitmen mendanai penuh proyek strategis ini melalui penawaran khusus yang belum pernah diberikan kepada negara ASEAN lain.
Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui rencana tersebut dan menetapkan Kertajati sebagai lokasi utama. Selain melayani armada TNI AU, fasilitas ini akan membuka layanan perawatan, overhaul mesin, hingga upgrade avionik untuk pesawat Hercules dari negara-negara Asia.
Mengapa Kertajati?
- Lahan Luas & Siap Pakai: Infrastruktur mumpuni untuk optimalisasi fasilitas militer dan komersial.
- Revitalisasi Bandara: Menjadi stimulus ekonomi untuk menghidupkan aktivitas bandara.
Dampak Strategis:
- Kemandirian & Ekonomi: Transfer teknologi tingkat tinggi, peningkatan SDM lokal, dan penciptaan ribuan lapangan kerja baru.
- Kedaulatan Mutlak: Pemerintah menegaskan proyek ini murni kerja sama industri dan teknis, bukan pembangunan pangkalan militer asing.
Proyek ini menandai lompatan besar Indonesia sebagai hub logistik pertahanan udara di Asia, dengan pengawasan ketat dari berbagai pihak guna memastikan transparansi dan kedaulatan penuh negara tetap terjaga.(red)








