Indonesia Bersiap Cetak Sejarah Dunia: Tabung CNG 3 Kg Siap Gantikan Gas Melon!

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABARIN.ID — Indonesia bersiap memimpin revolusi energi global. Dalam waktu dekat, Indonesia berpotensi menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan teknologi Compressed Natural Gas (CNG) 3 kg sebagai bahan bakar memasak rumah tangga untuk menggantikan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg atau yang akrab disebut “gas melon”.

​Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat ini tengah bergerak cepat menyusun peta jalan (roadmap) transisi energi nasional. Langkah berani ini diambil untuk memastikan peralihan dari LPG ke CNG berjalan dengan aman, efisien, dan tanpa hambatan bagi masyarakat.

​Bukan Gas Melon Biasa: Lebih Ringan, Kuat, dan Berteknologi Tinggi

​Salah satu daya tarik utama dari transisi ini adalah transformasi total pada wadah tabungnya. Berbeda dengan tabung besi konvensional, tabung CNG 3 kg akan mengadopsi Teknologi Tipe 4.

  • Bahan Serat Fiber (Composite): Membuat bobot tabung jauh lebih ringan dan mudah dibawa.
  • Ekstra Kuat & Aman: Dirancang khusus untuk menahan tekanan gas tinggi dengan standar keselamatan internasional, meminimalisir risiko kebocoran.

Kabar Baik untuk Emak-Emak: Masyarakat tidak perlu merogoh kocek lagi untuk membeli kompor baru. Sistem tabung CNG 3 kg ini dirancang 100% kompatibel dengan peralatan memasak yang sudah ada di dapur saat ini. Tinggal pasang, langsung nyala!

​Pangkas Subsidi hingga 40%, Solusi Hemat untuk Negara dan Rakyat

​Bukan hanya soal kecanggihan teknologi, migrasi ke CNG ini adalah strategi besar untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Dengan mengoptimalkan kekayaan sumber daya gas alam melimpah yang dimiliki di dalam negeri, Indonesia bisa mengurangi ketergantungan pada impor LPG.

Baca Juga :  Ketegangan Global Memanas: Spanyol Pasang Badan untuk Kuba, Tegas Tolak Intervensi Militer AS!

​Dampak ekonominya pun tidak main-main. Penggunaan CNG diproyeksikan mampu mengurangi beban subsidi energi pemerintah hingga 30% sampai 40%. Anggaran yang hemat tersebut nantinya dapat dialokasikan untuk pembangunan fasilitas publik lainnya, seperti pendidikan dan infrastruktur.

Baca Juga :  Ironi Negeri Jawara: Dana Jumbo Ratusan Miliar Disiapkan, Nasib Tukin PPPK Dindik Banten Justru Berujung Kabar Pahit!

​Melalui inovasi ini, Indonesia tidak hanya sekadar melakukan transisi energi, melainkan menciptakan sistem ketahanan pangan dan energi yang lebih mandiri, hemat, berkelanjutan, dan ramah bagi dompet perekonomian bangsa.(pw)

Berita Terkait

Merespons Kondisi Terkini, Gemasos Desak Pemerintah Ambil Langkah Radikal Terhadap Pengusaha Hitam dan Singapura Demi Kedaulatan Ekonomi
AS Danai Penuh Pusat MRO Hercules Kertajati, Presiden Prabowo Langsung ‘Gaspol’
“Hidup Buruh!” – Presiden Teken Aturan Baru, Perlindungan Pekerja Diperkuat di Hari Buruh 2026
Rp 5,7 Miliar untuk “Zoom”? Badan Gizi Nasional Buka Suara Soal Anggaran Fantastis Rapat Daring
HEBOH! BRI Palopo Terancam Disita, Pengadilan Perintahkan Bayar Rp8,02 Miliar
Langkah Besar Muhammadiyah: Bangun Pabrik Infus, Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional
Bukan Hoaks! Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Jadi Pegawai BUMN Jalur Koperasi, Daftar Sekarang!
Darurat Pembredelan Digital! Blokir Investigasi Magdalene, SK Menkomdigi 127/2026 Dikecam sebagai ‘Pasal Karet’ Anti-Kritik

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:53 WIB

Indonesia Bersiap Cetak Sejarah Dunia: Tabung CNG 3 Kg Siap Gantikan Gas Melon!

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:07 WIB

Merespons Kondisi Terkini, Gemasos Desak Pemerintah Ambil Langkah Radikal Terhadap Pengusaha Hitam dan Singapura Demi Kedaulatan Ekonomi

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:33 WIB

AS Danai Penuh Pusat MRO Hercules Kertajati, Presiden Prabowo Langsung ‘Gaspol’

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:43 WIB

“Hidup Buruh!” – Presiden Teken Aturan Baru, Perlindungan Pekerja Diperkuat di Hari Buruh 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 17:28 WIB

Rp 5,7 Miliar untuk “Zoom”? Badan Gizi Nasional Buka Suara Soal Anggaran Fantastis Rapat Daring

Berita Terbaru