KABARIN.ID – Duka mendalam kembali menyelimuti tanah air dan misi perdamaian dunia. Prajurit Kepala (Praka) Rico Pramudia, anggota Satgas UNIFIL asal Indonesia, dinyatakan meninggal dunia setelah berjuang melewati masa kritis akibat luka tembak dari tank Israel di Lebanon Selatan.
Praka Rico (31) menjadi prajurit TNI keempat yang gugur di tengah meningkatnya tensi konflik di wilayah perbatasan Lebanon-Israel, membuktikan besarnya risiko yang dihadapi “Pasukan Garuda” demi menjaga perdamaian dunia di bawah bendera PBB.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan resmi dari UNIFIL, insiden tragis tersebut terjadi di pangkalan UNIFIL yang berlokasi di Adchit Al Qusayr. Praka Rico mengalami luka berat saat tank Israel melepaskan tembakan yang mengenai area sekitar pangkalan pada 29 Maret lalu.
Setelah sempat mendapatkan perawatan intensif dan berada dalam kondisi kritis selama beberapa hari di sebuah rumah sakit di Beirut, nyawa prajurit muda ini tidak dapat tertolong.
Pernyataan Keras UNIFIL
Markas besar UNIFIL di Lebanon menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban dan Pemerintah Indonesia. Melalui akun resminya, UNIFIL mengeluarkan peringatan keras kepada pihak-pihak yang bertikai.
“Kami menuntut semua pihak untuk mematuhi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional dan memastikan keselamatan serta keamanan personel dan aset PBB setiap saat,” tulis UNIFIL melalui akun X resminya.
Penghormatan Terakhir untuk Pahlawan Perdamaian
Gugurnya Praka Rico Pramudia menambah daftar panjang pengorbanan TNI dalam misi internasional. Sebagai prajurit keempat yang tewas dalam misi ini, peristiwa tersebut memicu gelombang simpati dan kemarahan publik di media sosial, mendesak perlindungan yang lebih kuat bagi pasukan perdamaian yang bertugas di zona merah.
Jenazah almarhum rencananya akan dipulangkan ke Indonesia untuk dimakamkan dengan upacara militer sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas jasa-jasanya mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Selamat jalan, Praka Rico Pramudia. Tunai sudah janji bakti.
(pw)









