Raja Abdullah II Desak Dunia Dobrak Hambatan Bantuan Medis ke Gaza, Gandeng WHO Rehabilitasi Sistem Kesehatan

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Illustrasi.

Illustrasi.

KABARIN.ID – Raja Yordania, Raja Abdullah II, mengeluarkan seruan tegas kepada komunitas internasional untuk melipatgandakan upaya pengiriman bantuan kemanusiaan dan pasokan obat-obatan ke Jalur Gaza tanpa batasan apa pun. Pernyataan ini menyusul kondisi kesehatan di wilayah kantong tersebut yang kian kritis.

Seruan tersebut disampaikan Raja Abdullah II saat menerima kunjungan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, di Istana Basman, Amman, Rabu (25/2). Pertemuan tingkat tinggi ini fokus membahas prioritas kesehatan nasional dan regional di tengah krisis yang berkepanjangan.

Baca Juga :  Teheran Membara! Rudal Israel Hantam Jantung Iran, AS Disebut Terlibat — Ledakan Hebat Guncang Kantor Ali Khamenei!

Krisis Akut: 18.500 Pasien Butuh Penanganan Khusus
Dalam pertemuan tersebut, Raja Abdullah menekankan pentingnya memperluas kemitraan antara Yordania dan WHO untuk merespons tantangan kesehatan yang semakin kompleks. Yordania selama ini dikenal sebagai jalur utama bantuan medis, termasuk melalui pengoperasian rumah sakit lapangan di Gaza.

Data yang dipaparkan Tedros mempertegas urgensi seruan sang Raja. Tercatat lebih dari 18.500 pasien di Gaza saat ini membutuhkan pengobatan medis khusus yang mustahil didapatkan di dalam wilayah tersebut karena rusaknya infrastruktur kesehatan.

Prioritas Utama: Rehabilitasi, Bukan Sekadar Evakuasi
Dirjen WHO menekankan bahwa solusi jangka panjang bukan hanya evakuasi medis, melainkan pembangunan kembali sistem kesehatan yang telah hancur.

Baca Juga :  Rusia dan China Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, Sebut Pembunuhan Khamenei Sebagai Pelanggaran Hukum Internasional Berat

“Sistem kesehatan Gaza sangat membutuhkan rehabilitasi dan pembangunan ulang untuk mengurangi ketergantungan pada evakuasi medis. Ini menjadi prioritas utama saat ini,” tegas Tedros dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan ini mempertegas posisi Yordania sebagai pilar penting dalam diplomasi kemanusiaan di Timur Tengah, sekaligus pengingat bagi dunia bahwa akses kesehatan adalah hak asasi yang tidak boleh dihambat oleh konflik bersenjata.

Sumber Berita : WAFA

Berita Terkait

Aksi Brutal Aparat Belanda Jatuhkan Wanita Hamil Memicu Gelombang Kemarahan Internasional
Estafet Kuliner Legendaris: Sederhana Resmi Ekspansi ke Singapura, Tempati Lokasi Eks Warong Nasi Pariaman di Kampong Glam
Praka Rico Pramudia, Prajurit TNI Keempat yang Tewas Akibat Serangan Tank Israel di Lebanon
Paus Leo XIV Kecam Keras Ancaman ‘Kiamat’ Trump terhadap Iran: “Secara Moral Tidak Dapat Diterima!”
Dunia Bernapas Lega! Trump Umumkan Gencatan Senjata 2 Minggu dengan Iran Setelah Ancaman ‘Kiamat’ Peradaban
Haus Energi! AS dan Tiongkok Habiskan 35 Juta Barel Minyak Tiap Hari, Indonesia Masuk Daftar Konsumen Besar!
150 Siswi Tewas Akibat Rudal AS di Iran, China Kecam Keras Pelanggaran Batas Moral Kemanusiaan!
“Mafia Digital Berusia 20-an”: Polisi Internasional Ringkus Gembong BreachForums, Dalang di Balik Peretasan Ticketmaster & AT&T

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:52 WIB

Aksi Brutal Aparat Belanda Jatuhkan Wanita Hamil Memicu Gelombang Kemarahan Internasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:08 WIB

Estafet Kuliner Legendaris: Sederhana Resmi Ekspansi ke Singapura, Tempati Lokasi Eks Warong Nasi Pariaman di Kampong Glam

Sabtu, 25 April 2026 - 17:36 WIB

Praka Rico Pramudia, Prajurit TNI Keempat yang Tewas Akibat Serangan Tank Israel di Lebanon

Rabu, 8 April 2026 - 15:07 WIB

Paus Leo XIV Kecam Keras Ancaman ‘Kiamat’ Trump terhadap Iran: “Secara Moral Tidak Dapat Diterima!”

Rabu, 8 April 2026 - 14:56 WIB

Dunia Bernapas Lega! Trump Umumkan Gencatan Senjata 2 Minggu dengan Iran Setelah Ancaman ‘Kiamat’ Peradaban

Berita Terbaru