Kim Jong Un Lempar Bola Panas ke Washington: “Siap Damai atau Perang Abadi, Pilihan di Tangan AS!”

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.(ist)

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.(ist)

KABARIN.ID – Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, mengeluarkan pernyataan krusial yang menentukan arah geopolitik Semenanjung Korea dalam lima tahun ke depan. Di hadapan Kongres Partai Pekerja Korea (WPK), Kim menegaskan bahwa Pyongyang membuka pintu perbaikan hubungan dengan Amerika Serikat, namun dengan satu syarat mutlak: Washington wajib menghentikan total sikap permusuhannya.

Pesan ini disampaikan di tengah parade militer megah pada Rabu malam yang juga dihadiri oleh putri remajanya, Kim Ju Ae. Meski membuka peluang diplomasi, Kim tetap menunjukkan taringnya dengan menegaskan kesiapan tempur jika negosiasi buntu.

“Koeksistensi damai ataupun konfrontasi abadi, kita siap menghadapi segalanya. Pilihan tersebut tidak ditentukan oleh kita, tapi tergantung sikap AS,” tegas Kim sebagaimana dilaporkan oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada Kamis (26/2).

Baca Juga :  Rusia dan China Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, Sebut Pembunuhan Khamenei Sebagai Pelanggaran Hukum Internasional Berat

Respons Terhadap Kembalinya Donald Trump
Pernyataan Kim muncul di tengah momentum kembalinya Donald Trump ke kursi Kepresidenan AS sejak Januari tahun lalu. Trump sebelumnya telah menyatakan kesiapannya untuk merajut kembali dialog yang sempat terhenti pasca-pertemuan bersejarah 2018–2019. Namun, Kim mengingatkan bahwa tekad nuklir Pyongyang tidak akan surut selama ancaman eksternal masih ada.

“Kita memiliki tekad teguh untuk memperluas kekuatan nuklir nasional sebagai strategi deterensi (pencegahan) yang amat penting,” lanjut Kim.

Garis Merah untuk Seoul: “Musuh Abadi, Bukan Saudara Sebangsa”
Berbeda dengan nada hati-hati terhadap AS, Kim Jong Un justru menutup rapat pintu rekonsiliasi dengan Korea Selatan. Ia secara resmi menolak mengakui Seoul sebagai saudara sebangsa dan melabeli tetangganya itu sebagai “negara musuh abadi”.

Baca Juga :  Kiamat Diplomasi! Khamenei Gugur, Iran Bersumpah Ratakan Fasilitas AS & Israel. Dunia Siaga Satu!

Kim bahkan mencibir upaya damai Presiden Korsel, Lee Jae Myung, sebagai “lelucon yang menipu”. Ia memberi peringatan keras bahwa Korea Utara tidak akan ragu melancarkan “kehancuran total” jika keamanannya diganggu. Menanggapi hal ini, Kementerian Unifikasi di Seoul menyatakan keprihatinan mendalam namun tetap berkomitmen menjaga kesabaran demi perdamaian.

Parade Tanpa Rudal Antarbenua, Fokus pada Pasukan di Rusia
Menariknya, parade militer di Lapangan Kim Il Sung kali ini tidak memamerkan rudal balistik antarbenua (ICBM). Fokus justru tertuju pada keikutsertaan personel militer Korut yang dilaporkan bertugas membantu Rusia dalam perang di Ukraina, menunjukkan semakin eratnya aliansi militer Pyongyang-Moskow.

Dunia kini menanti bagaimana pemerintahan Trump di Washington akan merespons “tantangan terbuka” dari Pyongyang ini.

Sumber Berita : Kyodo

Berita Terkait

Paus Leo XIV Kecam Keras Ancaman ‘Kiamat’ Trump terhadap Iran: “Secara Moral Tidak Dapat Diterima!”
Dunia Bernapas Lega! Trump Umumkan Gencatan Senjata 2 Minggu dengan Iran Setelah Ancaman ‘Kiamat’ Peradaban
Haus Energi! AS dan Tiongkok Habiskan 35 Juta Barel Minyak Tiap Hari, Indonesia Masuk Daftar Konsumen Besar!
150 Siswi Tewas Akibat Rudal AS di Iran, China Kecam Keras Pelanggaran Batas Moral Kemanusiaan!
“Mafia Digital Berusia 20-an”: Polisi Internasional Ringkus Gembong BreachForums, Dalang di Balik Peretasan Ticketmaster & AT&T
“Netanyahu Bersembunyi di Udara?”: Mantan Pejabat AS Bocorkan Situasi Israel Jauh Lebih Kritis dari Laporan Resmi
Eropa Angkat Senjata! E3 Siapkan Balasan Menghancurkan Atas Serangan ‘Babi Buta’ Iran
Rusia dan China Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, Sebut Pembunuhan Khamenei Sebagai Pelanggaran Hukum Internasional Berat

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 15:07 WIB

Paus Leo XIV Kecam Keras Ancaman ‘Kiamat’ Trump terhadap Iran: “Secara Moral Tidak Dapat Diterima!”

Rabu, 8 April 2026 - 14:56 WIB

Dunia Bernapas Lega! Trump Umumkan Gencatan Senjata 2 Minggu dengan Iran Setelah Ancaman ‘Kiamat’ Peradaban

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:25 WIB

Haus Energi! AS dan Tiongkok Habiskan 35 Juta Barel Minyak Tiap Hari, Indonesia Masuk Daftar Konsumen Besar!

Minggu, 15 Maret 2026 - 10:07 WIB

150 Siswi Tewas Akibat Rudal AS di Iran, China Kecam Keras Pelanggaran Batas Moral Kemanusiaan!

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:50 WIB

“Mafia Digital Berusia 20-an”: Polisi Internasional Ringkus Gembong BreachForums, Dalang di Balik Peretasan Ticketmaster & AT&T

Berita Terbaru