Sarang” Asusila Dibongkar! Pemkot Jakarta Timur Cor Permanen Akses Masuk Hutan Kota Cawang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar melalui sosial media.(ist)

Tangkapan layar melalui sosial media.(ist)

KABARIN.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur mengambil tindakan tegas dengan menutup total akses masuk ke Hutan Kota Cawang, Jalan Mayjen Soetoyo, Kelurahan Kebon Pala. Langkah drastis ini diambil setelah kawasan ruang terbuka hijau tersebut disinyalir beralih fungsi menjadi sarang aktivitas asusila yang meresahkan warga.

Dalam operasi gabungan yang digelar Jumat (27/2), petugas melakukan penyegelan permanen terhadap titik-titik rawan yang kerap dijadikan jalur tikus oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Pagar Dilas, Akses Dicor Permanen

Camat Makasar, Dimas Prayudi, menegaskan bahwa penertiban ini adalah respons cepat atas laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan penyalahgunaan fungsi taman.

“Hari ini kita menutup dua celah akses masuk secara permanen dengan pengecoran. Pagar-pagar yang berlubang di sisi jalan tol juga langsung kita las. Kami tidak ingin aset publik ini disalahgunakan untuk hal-hal yang melanggar norma sosial,” tegas Dimas.

Penertiban ini melibatkan kekuatan penuh dari unsur Tiga Pilar (Kecamatan, TNI, dan Polri) serta Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Timur.

Baca Juga :  ​Kabar Gembira! Insentif PPPK Paruh Waktu Kab. Serang Cair Awal Maret, Ini Rincian Nominalnya

Transformasi Menjadi Kawasan Terang Benderang

Tak hanya menutup akses fisik, Pemkot Jakarta Timur juga melakukan “pembersihan” visual dan peningkatan keamanan secara masif:

  • Operasi Malam Berlanjut: Satpol PP bersama Polsek dan Koramil akan menggelar patroli rutin mulai pukul 21.00 WIB untuk memastikan area steril dari aktivitas negatif.
  • Penerangan Ekstra: Sudin Bina Marga dikerahkan untuk memasang lampu tambahan dan dua lampu sorot (spotlight) agar tidak ada lagi sudut gelap yang bisa dimanfaatkan oknum.
  • Pembersihan Vegetasi: Kasudin Tamhut Jakarta Timur, Dwi Ponangsera, menyatakan pihaknya melakukan pemangkasan pohon (penopingan) di sepanjang pagar agar area dalam taman terpantau jelas dari luar.
Baca Juga :  Nekat! Di Balik Pintu Tertutup, Helen’s Gading Serpong Diduga "Kangkangi" SE Bupati Tangerang: Jedag-Jedug Sampai Jam 3 Pagi!

Mengembalikan Hak Publik

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk kembali menggunakan taman sesuai fungsinya: sebagai paru-paru kota dan tempat interaksi positif.

“Pesan kami, mari jaga taman ini bersama. Apa yang dilakukan hari ini adalah upaya preventif agar fungsi ruang terbuka hijau kembali optimal dan nyaman bagi keluarga,” tutup Dimas Prayudi.(pw)

Berita Terkait

​Kabar Gembira! Insentif PPPK Paruh Waktu Kab. Serang Cair Awal Maret, Ini Rincian Nominalnya
Nekat! Di Balik Pintu Tertutup, Helen’s Gading Serpong Diduga “Kangkangi” SE Bupati Tangerang: Jedag-Jedug Sampai Jam 3 Pagi!

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:00 WIB

Sarang” Asusila Dibongkar! Pemkot Jakarta Timur Cor Permanen Akses Masuk Hutan Kota Cawang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:44 WIB

​Kabar Gembira! Insentif PPPK Paruh Waktu Kab. Serang Cair Awal Maret, Ini Rincian Nominalnya

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:49 WIB

Nekat! Di Balik Pintu Tertutup, Helen’s Gading Serpong Diduga “Kangkangi” SE Bupati Tangerang: Jedag-Jedug Sampai Jam 3 Pagi!

Berita Terbaru