Ironi Negeri Jawara: Dana Jumbo Ratusan Miliar Disiapkan, Nasib Tukin PPPK Dindik Banten Justru Berujung Kabar Pahit!

Senin, 2 Maret 2026 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Illustrasi.

Illustrasi.

KABARIN.ID  – Di tengah kabar gembira mengenai alokasi anggaran fantastis untuk kesejahteraan pegawai, sebuah kontradiksi tajam muncul dari akar rumput Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, Rina Dewiyanti, mengonfirmasi bahwa Pemprov Banten telah menyiapkan dana jumbo sebesar Rp107,04 miliar khusus untuk pembayaran Tunjangan Kinerja (Tukin) 13.818 PPPK penuh waktu pada tahun 2026. Rina menjelaskan bahwa besaran yang diterima akan bervariasi sesuai tingkat pendidikan masing-masing pegawai.

“Anggaran ini adalah bentuk komitmen Pemprov Banten dalam mendorong kinerja pelayanan publik,” ujar Rina dalam keterangannya sebagaimana dikutip dari Radar Banten pada Senin (5/1/2026).

Baca Juga :  Bayi 3 Hari di Palembang Nyaris Dijual Seharga Rp 52 Juta

Kabar Burung vs Realitas Lapangan
Namun, kemilau angka ratusan miliar tersebut berbanding terbalik dengan informasi yang mencekik para PPPK Penuh Waktu angkatan 2025 di lingkungan Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten. Isu yang beredar menyebutkan bahwa mereka hanya akan menerima Tukin sebesar Rp350.000 per bulan.

Kondisi ini diperparah dengan aturan ketat yang menghantui: jika pegawai mengambil cuti, Tukin yang sudah minim tersebut terancam dipotong hingga 30 persen.

Seorang sumber internal PPPK Dindik Banten yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaan mendalam. Ia menyebut adanya ketimpangan kebijakan yang dianggap tidak adil. “Infonya Tukin PPPK angkatan 2024 yang awalnya Rp2,5 juta juga akan dipangkas menjadi Rp1,5 juta. Katanya demi ‘berbagi’ dengan angkatan 2025,” ungkapnya dengan nada getir.

Baca Juga :  ARKAS Jadi "Permainan" Elite Sekolah? Satgasus GNP Tipikor Bongkar Dugaan Manipulasi Dana BOS dan Gratifikasi SIPLah

Sorotan Tajam: Eselon II Aman, PPPK Tertekan?
Keresahan para pegawai kontrak ini semakin memuncak saat membandingkan nasib mereka dengan pejabat tinggi. Sumber tersebut mempertanyakan mengapa kebijakan pemotongan atau efisiensi ini seolah hanya menyasar level bawah, sementara tunjangan pejabat kelas atas tetap kokoh.

“Info yang kami dengar, pejabat Eselon 2 kok Tukin-nya tidak ikut dipotong? Kenapa bebannya harus di kami yang baru berjuang?” tegasnya menutup pembicaraan.

Hingga berita ini diturunkan, publik menunggu klarifikasi resmi terkait kebenaran angka Rp350 ribu tersebut dan transparansi distribusi anggaran Rp107 miliar yang telah disiapkan agar tidak terjadi kecemburuan sosial di lingkungan ASN Pemprov Banten.(pw)

Berita Terkait

ARKAS Jadi “Permainan” Elite Sekolah? Satgasus GNP Tipikor Bongkar Dugaan Manipulasi Dana BOS dan Gratifikasi SIPLah
Tawuran Petasan Pecah di Pertigaan Telkom Mustikajaya, Warga Bekasi: “Ibadah Terganggu, Nyawa Terancam!”
Sarang” Asusila Dibongkar! Pemkot Jakarta Timur Cor Permanen Akses Masuk Hutan Kota Cawang
​Kabar Gembira! Insentif PPPK Paruh Waktu Kab. Serang Cair Awal Maret, Ini Rincian Nominalnya
Nekat! Di Balik Pintu Tertutup, Helen’s Gading Serpong Diduga “Kangkangi” SE Bupati Tangerang: Jedag-Jedug Sampai Jam 3 Pagi!

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 09:10 WIB

ARKAS Jadi “Permainan” Elite Sekolah? Satgasus GNP Tipikor Bongkar Dugaan Manipulasi Dana BOS dan Gratifikasi SIPLah

Senin, 2 Maret 2026 - 08:33 WIB

Ironi Negeri Jawara: Dana Jumbo Ratusan Miliar Disiapkan, Nasib Tukin PPPK Dindik Banten Justru Berujung Kabar Pahit!

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:00 WIB

Sarang” Asusila Dibongkar! Pemkot Jakarta Timur Cor Permanen Akses Masuk Hutan Kota Cawang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:44 WIB

​Kabar Gembira! Insentif PPPK Paruh Waktu Kab. Serang Cair Awal Maret, Ini Rincian Nominalnya

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:49 WIB

Nekat! Di Balik Pintu Tertutup, Helen’s Gading Serpong Diduga “Kangkangi” SE Bupati Tangerang: Jedag-Jedug Sampai Jam 3 Pagi!

Berita Terbaru