Selasa, 31 Januari 2023

Bermedsos harus tebarkan konten positif , ini manfaatnya

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Jakarta,Kabarin.id – Konten di media sosial kini bisa dibuat oleh siapa saja, mulai dari pegawai pemerintah, pekerja kantoran, bahkan siswa SMA dan pesantren. Bagaimana cara membuat konten media sosial yang positif?

BeritaTerkait

Dipaparkan oleh Hariqo Satria selaku influencer dan praktisi literasi digital, mengatakan cara membuat konten media sosial yang positif adalah dengan tidak mengumbar percakapan pribadi.

“Jangan pernah merasa bahwa kalau kita SMS/chatting-an itu adalah percakapan pribadi. Sekarang semuanya bisa di-screenshot. Orang bisa dinilai dari percakapan, terlihat santun atau tidaknya. Jadi jangan mudah memberikan rahasia lewat DM/SMS atau media sosial lainnya,” jelas Hariqo Satria.

Di kesempatan yang sama, Rofiatul Rofiah selaku influencer dan praktisi literasi digital, menambahkan bahwa memang benar sifat seseorang ini bisa terlihat dari apa yang dia posting di media sosial. Kesopanan, termasuk di media sosial.

“Behaviour ini akan menciptakan health kamu. Kesopanan ini lebih tinggi nilainya daripada kecerdasan. Kepribadian itu meliputi akhlak, perilaku, etika dan moral yang bisa membedakan mana yang baik dan buruk. Beberapa contoh behaviour yang baik di media sosial, yang pertama tidak menggunakan kalimat provokatif dan SARA. Buatlah konten yang bermanfaat dan jangan buat berita bohong. Jangan seenaknya membagikan artikel atau gambar yang ada hak ciptanya. Dan berikan komentar yang relevan jika ingin berkomentar di media sosial,” ujar Rofiatul Rofiah. (Suara.com)#MK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?